Langsung ke konten utama

Teknologi Perkantoran

 MESIN KANTOR

Mesin-mesin kantor di rumah

Nama                    : Alifia Rafa Nur Triandini

NIM                      : 7101418087
Rombel                 : PAP IUP 18
Dosen Pengampu   :
1. Agung Kuswantoro, S. Pd., M. Pd.
2. Ahmad Saeroji, S. Pd., M. Pd.

Aktivitas kantor yang padat tentunya harus didukung dengan sumber daya yang memadai, seperti mesin-mesin kantor. Mesin tersebut dapat membantu pekerjaan kantor yang umumnya sulit dilakukan dengan tangan kosong. Selain itu keberadaan mesin kantor juga dapat memperlancar pekerjaan, lebih efektif dan efisien. Terdapat berbagai macam jenis mesin-mesin kantor yang digolongkan sesuai fungsinya, yaitu:
1. Mesin yang digunakan untuk mencatat bahan keterangan
    Contoh: mesin tulis, mesin dikte, mesin penomor, dan asahan pensil.
2. Mesin yang digunakan untuk mengolah bahan keterangan
    Contoh: Personal Computer (PC), mesin jumlah.
3. Mesin yang digunakan untuk menghimpun bahan keterangan
    Contoh: hechtmachine, mesin penjilid, pembuka surat, pemotong kertas, pencatat uang kertas.
4. Mesin yang digunakan untuk memperbanyak bahan keterangan
    Contoh: mesin fotokopi, mesin offset, mesin perekam sheet (scanner), mesin stensil, dan lain-lain.
5. Mesin yang digunakan sebagai pengontrol
    Contoh: Closed circuit television (CCTV), mesin presentasi.
6. Mesin yang digunakan untuk menyimpan bahan
    Contoh: mikrofilm, pelubang kertas (perforator), flashdisk, DVD.
7. Mesin yang digunakan untuk mengirimkan bahan keterangan
    Contoh: faximile, handy-talkie, intercom, modem, telephoto, telepon, teleprinter, e-mail.
8. Mesin yang digunakan untuk menghitung
    Contoh: kalkulator, sempoa.

Ada beberapa jenis mesin kantor yang dapat dimiliki di rumah atau yang biasanya masyarakat memilikinya untuk membantu pekerjaan, bahkan ada yang dapat dibawa dengan mudah. Berikut adalah beberapa mesin kantor yang terdapat di rumah.

    1. Personal Computer (PC)

Personal Computer dibagi dalam beberapa jenis:

1. Komputer desktop

2. Laptop atau notebook

3. PDA

4. Komputer yang bisa dipakaikan ke badan (wearable computer)

Yang biasa dimiliki oleh masyarakat adalah komputer desktop. Terutama laptop/notebook yang bisa dibawa dengan mudah, juga harga yang bervariasi. Selain itu ada komponen-komponen lain dalam PC seperti mousekeyboardspeaker, dan lain-lain. Gambar di atas adalah seperangkat laptop dengan mouse.

    2. Multi-function printer (MFP)

Zaman semakin berkembang, teknologi semakin canggih. Saat ini sudah banyak printer yang multi­-tasking atau multi-function. Dahulu, printer hanya dapat dipakai untuk mencetak di atas kertas namun sekarang dalam satu perangkat, dapat melakukan banyak pekerjaan. Multi-function printer (MFP) memiliki beberapa fungsi sekaligus yaitu mencetak, memindai, fax, fotokopi, dan e-mail. Gambar di atas adalah salah satu contoh dari jenis MFP dengan fungsi printer, scanner, dan photocopier.

Printer sudah termasuk hal yang umum juga, hampir setiap pekerja atau pelajar memilikinya agar memudahkan pekerjaan. Namun, printer tidak seperti laptop yang mudah dibawa, karena ukuran yang cukup besar.

    3. Closed Circuit Television (CCTV)

Televisi sirkuit tertutup yang berarti menggunakan sinyal yang bersifat tertutup, tidak seperti televisi biasa yang merupakan sinyal siaran. Pada umumnya, CCTV digunakan sebagai pelengkap keamanan dan banyak dipakai dalam industri-industri seperti militer, bandara, toko, kantor, pabrik, dan bahkan sekarang perumahan pun telah banyak yang menggunakan teknologi ini.

    4. Flashdisk

Alat ini juga dapat dikatakan wajib dimiliki oleh seseorang yang juga memiliki PC. Flashdisk digunakan untuk menyimpan berbagai macam file dari PC. Flashdisk membantu bagi mereka yang malas membawa PC namun harus membawa suatu file, karena ukurannya yang mini tapi dapat menyimpan banyak file di dalamnya. Ukuran penyimpanan flashdisk bermacam-macam, dari mulai 2 GB sampai 1 TB.

    5. Modem


Modem berasal dari singkatan Modulator DemodulatorModulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik


    6. Stapler

Stapler, pengokot, cekrekan atau jegrekan adalah alat untuk menyatukan sejumlah kertas dengan cara memasukkan staples berbentuk huruf "U" yang terlipat di bagian bawah kertas bila panjang kedua ujung melebihi tebal kertas. Stapler yang biasa dimiliki di rumah adalah jenis yang biasa seperti pada gambar di atas, jenis di atas memiliki ukuran yang hampir sama.

    7. Sempoa

Swipoa (dikenal pula sebagai sempoa, sipoa, dekak-dekak, atau abakus) adalah alat kuno untuk berhitung yang dibuat dari rangka kayu dengan sederetan poros berisi manik-manik yang bisa digeser-geserkan. Sempoa digunakan untuk melakukan operasi aritmetika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan akar kuadrat.

Sudah banyak sekolah di Indonesia yang menambahkan sempoa sebagai mata pelajaran dan tentunya selama pembelajaran menggunakan sempoa sebagai alat hitungnya.



Sumber:
A. Kuswantoro, A. Saeroji. Teknologi Perkantoran: Mengenalkan Mesin-Mesin Perkantoran. 2019

Komentar